発達障害児者の支援とアセスメントに関するガイドラインの作成

ドキュメント内 - 2 - (Page 41-100)

Berdasarkan pengembangan yang telah dilaksanakan penulis menyarankan hal-hal sebagai berikut:

1. Pembelajaran membaca hendaknya dilakukan sesuai tahap-tahap membaca dengan memvariasikan sejumlah kegiatan membaca seperti memprediksi, menemukan gagasan, menanggapi informasi, membuat dan mengoreksi ringkasan, dan lain sebagainya. Kegiatan seperti ini sangat menunjang terhadap pelaksanaan proses pembelajaran membaca sehingga dapat meningkatkan keterampilan membaca dan karakter positif siswa.

2. Agar proses pembelajaran berjalan dengan baik, sebaiknya guru harus mampu membuat bahan ajar sendiri, terutama bahan ajar yang sesuai

110

dengan karakterisitik siswa. Guru juga dapat menggunakan bahan ajar yang sudah ada, namun sebaiknnya diperhatikan dulu kualitasnya dan kesesuaiannya dengan tujuan pembelajaran.

3. Peneliti lain dapat melakukan pengembangan bahan ajar membaca berbasis kooperatif tipe CIRC pada materi atau tingkat satuan pendidikan lain.

111

DAFTAR RUJUKAN

Abbas, Saleh. 2006. Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Abidin, Yunus. 2012. Pembelajaran Bahasa Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: Refika Aditama.

Afandi, Muhammad dan Badarudin. 2011. Perencanaan Pembelajaran di Sekolah

Dasar. Bandung: Alfabeta.

Ahmad, Zainal Arifin. 2012. Perencanaan Pembelajaran. Yogyakarta:

Pedagogia.

Akker, Jan Van Den, dkk. 1999. Design Approaches and Tools in Education and

Training. Dordrecht: Kluwer Academic Publishers.

Allen, K.Eillen. 2008. Profil Perkembangan Anak. Jakarta: Indeks.

Arikunto, Suharsimi. 2012. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Dahlan, Desi. 2012. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi Berbasis Quantum Learning pada Materi Sistem Pencernaan untuk Sekolah Menengah Atas”. Tesis Tidak Diterbitkan. Padang: Universitas Negeri Padang.

Depdiknas. 2006. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Depdiknas. ---. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. ---. 2009. Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Diklat Bimtek/KTSP.

Desmita. 2007. Psikologi Perkembangan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dimiyati dan Mudijono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta. Emzir. 2011. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Firman, Harry. 2000. Penilaian Hasil Belajar dalam Pengajaran. Bandung:

FMIPA UPI.

Hakim, Luqman Al. 2011 Metode Kooperetatif Terpadu Membaca dan Menulis (CIRC) Sebagai Metode Peningkatan Efetivitas Pengajaran Membaca (Reading). Vol. 7, No. 2, Tahun 2011.

112 Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia.

Hurmali, Tarcy. 2011. Seni dan Strategi Membaca Cepat Tanpa Lupa. Karta: Niaga Swadaya.

Isdisusilo. 2012. Panduan Lengkap Menyusun Silabus dan Rencana Pelaksanaan

Pembelajaran. Jakarta: Kata Pena.

Isjoni. 2011. Cooperative Learning. Bandung: Alfabeta.

Jon, Efriana. 2013. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Terpadu Berorientasi Kreatif Produktif pada materi Biologi Sel dan Reproduksi Sel untuk SMA.” Tesis Tidak Diterbitkan. Padang: Universitas Negeri Padang. Kemendiknas, 2010. Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.

Jakarta: Pusat Kurikulum.

---. 2010. Petunjuk Teknik Pengembangan Bahan Ajar SMA. Jakarta:

Kemendiknas, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Lickona, Thomas. Educating for Character. Terjemahan oleh Juma Abdu

Wamaungo. 2012. Jakarta: Bumi Aksara.

Lie, Anita. 2002. Cooperative Learning. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Monks, F.J, dkk. 2002 Psikologi Perkembangan Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Muslich, Masnur. 2011. Pendidikan Karakter menjawab Tantangan Krisis

Multidimensional. Jakarta: Bumi Aksara.

Nurhadi. 2008. Membaca Cepat dan Efektif. Bandung: Sinar Baru Algesindo. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 20 Tahun

2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Jakarta: Direktoral Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menegah.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses. Jakarta: Direktoral Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menegah.

Plomp, T dan Nieveen. N. (Eds). 2007. An Introduction to Educational Design Research. Enschede: Netherlands Institute for Curriculum Development (SLO).

113

Purwanto, N. 2006. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Putra, Nusa. 2012. Research and Development, Penelitian dan Pengembangan: Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Rahim, Farida. 2007. Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Resmini, Novi.

Riduwan. 2009. Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Riduwan dan Sunarto. 2007. Pengantar Statistik untuk Penelitian: Pendidikan, Sosial, Komunikasi, Ekonomi, dan Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Riyanti, Friska. 2013. “Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Berbasis Kontekstual untuk kelas V Sekolah Dasar.” [Tesis]. Padang: Universitas Negeri Padang.

Rusman. 2012. Model-Model Pembelajaran . Jakarta: Raja Grafindo Persada. Saddhono Kundharu dan Slamet. 2012. Meningkatkan Keterampilan Berbahasa

Indonesia. Bandung: Karya Putra Darwati.

Sanjaya, Wina. 2009. Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Prenada media Group.

Santosa, Puji. 2007. Materi Pokok dan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Jakarta: Universitas Terbuka.

Santrock, John W. Perkembangan Anak. Terjemahan oleh Mila Rachmawati dan

Anna Kuswanti. 2007. Jakarta: Erlangga.

Saptono. 2011. Dimensi-Dimensi Pendidikan Karakter. Jakarta: Erlangga.

Semiawan, Conny R. 2008. Catatan kecil tentang Penelitian dan Pengembangan

Ilmu Pengetahuan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Setyosari, Punaji. 2010. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Slavin, Robert E. Cooperative Learning: Theory, Riset and Practice. Terjemahan oleh Lita. 2009. Bandung: Nusa Media.

114 Sudjana, Nana. 1992. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung:

Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suprijono, Agus. 2010. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Taufik, Taufina dan Muhammadi. 2012. Mozaik Pembelajaran Inovatif. Padang: Sukabina Press.

Tarigan, Henry Guntur. 2008. Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa.

Bandung: Angkasa Bandung.

Trianto. 2010. Pengantar Penelitian Pendidikan bagi Pengembangan Profesi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Surabaya: Prenada Media Group. ---. 2011. Pengantar Penelitian Pendidikan Bagi Pengembangan Profesi

Pendidikan dan Tenaga Kependidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

---. 2012. Mendesain Model-Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana.

Warsono dan Haryanto. 2012. Pembelajaran Aktif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Widjajanti, E. 2008. “Pelatihan Penyusunan LKS Mata Pelajaran Kimia

Berdasarkan KTSP bagi Guru SMK/MAK”. Makalah Disajikan dalam Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat, Jurusan Pendidikan Kimia FMIPA Universitas negeri Yogyakarta.

Wiyani, Novan Ardy. 2013. Membumikan Pendidikan karakter di SD.

Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Yusuf, Syamsu. 2009. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.

---. dan Nani M. Sugandhi. 2011. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

ドキュメント内 - 2 - (Page 41-100)

関連したドキュメント